Abuget

THE BANNER SAGA

Oregon Trail + Lord of the Ring + WAH TAI INI KENAPA KARAKTER GUE TIBA-TIBA MATI = Banner Saga. Game ini berkisah tentang keadaan dunia setelah para bos dewa sudah mati dan aneka keriaan setelahnya. Dua puncak rantai makanan di dunia ini, manusia dan kumpulan mamang bongsor bertanduk bernama Varl, dihadapkan dengan sebuah cobaan bernama “Dredge”, sekumpulan monster yang hidup hanya untuk membantai manusia dan Varl. Dredge ini semacam versi mini dari Titan di Shingeki no Kyojin lah, kerjanya nyusahin doang.

Banner Saga memiliki dua karakter utama, yaitu Rook si Aragorn versi desa dan Hakon si raksasa berperawakan pemain bokep tahun 80-an. Sebagian besar petualangan mereka terbagi dalam chapter yang terpisah dan baru tergabung di chapter penghujung acara. Namun demikian, intisari cerita mereka tidak berbeda jauh, yaitu bagaimana cara selamat dari serangan Dredge yang tak kunjung henti. Game ini tidak bercerita tentang sekumpulan jagoan penyelamat dunia, tapi lebih kepada usaha untuk selamat dari aneka musibah yang terus datang.

Ada 3 kelebihan utama yang dimiliki oleh game ini. Pertama, grafis yang unik. Kualitas dan nuansa grafis di game ini bagaikan dunia Lord of the Rings yang dilukis ulang. Manteplah pokoknya. Kedua, cerita yang prima. Mulai dari latar belakang terjadinya kekacauan, kegetiran, dan interaksi yang terjadi selama perjalanan terpaparkan dengan rapi. Ketiga, elemen taktik yang cukup mendalam. Berbeda dengan game pada umumnya yang menggunakan sistem experience untuk menaikkan level, Banner Saga menggunakan sistem “Renown”. Nah, Renown ini tidak hanya digunakan untuk menaikkan level namun juga sebagai alat tukar untuk beli equipment dan perbekalan selama perjalanan. Jadi, si pemain tidak bisa nge-grind dan leveling asal-asalan, karena kalau Renown habis dipakai buat leveling dan Anda tidak sempat membeli perbekalan, maka bersiaplah untuk menghadapi kelaparan berkepanjangan selama perjalanan.

Adapun kekurangan dari game ini adalah battle system yang agak membosankan dan relatif mudah. Kekuatan manusia (selain Rook) jika dibandingkan dengan Varl sangat jomplang. Anda bisa memajukan semua Varl Anda dan pertarungan pun akan selesai dengan cepat. Saya sampai heran kenapa manusia bisa mengimbangi Varl dalam sejarah peperangan mereka.

Satu hal lagi yang perlu Anda perhatikan adalah tingkat ketegaan pembuat game ini dalam membuat karakter Anda terbunuh. Ketika bermain, tercatat dua karakter andalan saya mati karena hal geblek. Satu manusia tangguh yang mati digorok bandit cere, satu lagi Varl kuli yang mati jatoh keseret gerobak. Ya, Anda tidak salah baca. KESERET GEROBAK. Lantas kalau karakter Anda mati, bagaimana nasib Renown yang sudah Anda berikan ke karakter itu? Renown tersebut akan dibawa si karakter bersamanya ke alam baka.

Kira-kira begitulah review singkat dari saya. Kalau penasaran, silakan jajal sendiri petualangan kulkas bernuansa Nordic ini. Pesan saya hanya satu : Hati – hati sama gerobak.

Verdict : 7.5 / 10

(+) Bisa dibaca di paragraf 3

(-) Bisa dibaca di paragraf 4

RINDRADANA

    • averagenetizen

      Sianjis keseret gerobak :))))

    • guest

      Gw nggak tau ini game apa tapi review nya gila banget. Mati karena gerobak hahahahaha