Abuget

PELER : TOKYO

PELESIR GAMER : TOKYO

            Sejumlah orang beranggapan kalau Tokyo itu surga bagi para gamer. Saya tidak sepenuhnya setuju. Tokyo itu bisa dianggap surga bagi para gamer yang ingin melihat (MELIHAT, bukan MEMBELI) hal-hal yang berkenaan dengan game dan pernak-pernik jejepangan (Anime, bokep, doujin, dan hal semacamnya). Tokyo itu mungkin surga bagi para gamer yang punya banyak duit. Kalau duit Anda pas-pasan seperti penampilan fisik saya, Tokyo akan memberikan simulasi salah satu cobaan terberat dan paling mendasar dalam hidup Anda, yaitu : Tingkat keinginan untuk memiliki sesuatu tidak sebanding dengan power level isi dompet.

Sedikit perbandingan, dari segi harga, Hong Kong menang telak dari Tokyo. Sebagai gambaran : Di Tokyo, SEGA Megajet kondisi mint dijual seharga ¥ 33000, sementara di Hongkong Anda bisa mendapatkan barang yang sama dengan harga Rp 1,2 juta. Yes, harga mainan di Hong Kong itu bisa sampai 1/3-nya Tokyo. Intinya, kalau ke Tokyo itu sesuaikan nafsu belanja Anda dengan daya beli, karena : Ke Tokyo + Ingin beli ini itu + Duit mepet = Mampus.

Tapi, saya mohon jangan jadikan opini saya terhadap Tokyo di paragraf pertama tadi menguburkan niat Anda untuk melawat dan berbelanja keperluan hobi Anda di salah satu kota terbaik di dunia ini. Jadikan lah paragraf itu sebagai penambah semangat Anda untuk bekerja lebih giat, menabung dengan semangat, dan berjudi bola dengan cermat. Kalau pun sudah ngebet ke Jepang dan uang masih terbatas, ingat lah fakta ini : “Manusia bisa hidup dengan satu ginjal saja”. Banzai.

Oh iya, saya juga tidak berniat membuat artikel tentang TGS. Kenapa? Karena TGS nggak keren-keren amat. Menang nama doang. Kalah telak lah kalau diadu sama PAX.

Nah, sekarang mari kita mulai membahas tempat-tempat yang saya rekomendasikan untuk Anda kunjungi selama Anda di Tokyo.

TEMPAT 1 : AKIHABARA

 IMG_4890

Daerah ini jelas harus Anda kunjungi. Saya sampai bingung harus bagaimana menjabarkannya. Super Potato, Mandarake 8 lantai, Animate yang berserakan, Sofmap yang bersebrangan, dan gedung bokep 6 lantai hanyalah segelintir dari tempat laknat di daerah ini.

Pokoknya jika Anda ke Tokyo, alokasikan dana khusus untuk berkunjung ke daerah ini. Kalau alokasi dana tersebut sudah habis, segera kabur dan sebisa mungkin jangan kembali lagi. Preventif saja. Bagaimana pun Anda masih butuh uang untuk makan. Mengenaskan kalau Anda sampai menghabiskan semua uang di sini dan Anda harus bertahan hidup dengan menjadi pengemis selama sisa perjalanan Anda di Jepang.

Walkthrough :

Turun di stasiun AKIHABARA. Mau JR atau Subway itu terserah Anda. Di stasiun Akihabara, cari Tourist Info Center. Nah di tempat itu, ambil peta paling berguna yang pernah Anda temukan. Setelah ambil peta, silakan pilih sendiri tempat yang ingin Anda kunjungi.

Penampakan petanya kira-kira seperti ini :

Jika Anda bingung dan entah bagaimana kesulitan dalam membaca peta tersebut, saya anjurkan Anda untuk mencari gedung bernama Akiba Zone. Menurut saya, gedung ini bagus untuk menjadi patokan selama Anda kocar-kacir seperti kecoa tanpa kepala di Akihabara karena kalap. Selain dekat dari Mandarake dan Super Potato, di dalam gedung ini sendiri ada Good Smile Café, K-Books, dan godaan dompet lainnya.

Penampakan Akiba Zone :

Akiba Zone 2

    

TEMPAT 2 : CAPCOM BAR, Shinjuku.

IMG_5203

 

IMG_5217

Selama saya berkunjung ke Tokyo, ini adalah themed bar terbaik. Aneka menu yang menarik ditambah dengan keseruan para pelayan membuat tempat ini sungguh mengesankan. Jika anda memesan sesuatu, maka pelayan yang mengantar akan memperagakan sebuah adegan dari pesanan Anda.

Waktu di tempat ini, saya memesan minuman bertema Ryu. Setelah mengantar pesanan saya, si pelayan langsung bergaya seperti Ryu yang sedang mengeluarkan Hadouken. Di kesempatan selanjutnya, saya memesan minuman bertema Guile dan Akuma bersamaan. Yang mengantar pesanan saya sekarang dua orang. Setelah mengantar, mereka memperagakan gaya Guile dibantai Raging Demon. RAGING DEMON! Lengkap dengan suaranya. Pokoknya ini tempat kerennya nggak santai.

 Walkthrough :

Capcom Bar

Mau naik JR / Subway terserah, yang penting turun di Shinjuku. Sampai di stasiun, cari exit no. 9. Dari situ tinggal jalan lurus saja sampai ketemu Pasela Resorts, nah Capcom Bar ada di dalam gedung itu. Jika Anda sudah mulai melihat tempat-tempat prostitusi, maka Anda sudah di arah yang benar. Kalau bingung, tanya saja sama orang hotel Best Western Shinjuku ada di mana. Capcom Bar ada di dekat situ.

 TEMPAT 3 : KAMEN RIDER THE DINER, Ikebukuro.

IMG_5878

Seperti judulnya, tempat ini adalah restoran bertema Kamen Rider. Sayangnya, walaupun pengelolanya sama dengan Capcom Bar (Pasela Resort), dari segi kualitas pengisi perut dan pelepas dahaga, restoran ini kalah telak dari Capcom Bar. Tempat ini makanannya tidak enak (makanan paling tidak enak selama saya di Jepang ya di tempat ini), bentuk makanannya juga seadanya, minumannya semenjana, dan waktu saya ke tempat ini AC-nya sedang rusak. Lantas kenapa saya merekomendasikan tempat ini untuk Anda kunjungi? Jawabannya adalah karena di sini, ada singgasana ini :

IMG_5880

Walkthrough :

Kamen Rider the Diner

Tempat ini lebih mudah dicapai kalau Anda naik subway. Naik kereta, turun di Ikebukuro. Setelah sampai, pilih mau keluar di exit C6 / C9, jangan keluar di B47 karena memang exit itu tidak ada. Setelah keluar, Anda tinggal menyebrang, Hati-hati nyebrangnya.

 TEMPAT 4 : BARATIE, Odaiba.

IMG_5827

Bagi Anda yang suka One Piece, tentu nama Baratie tidak asing lagi bagi Anda. Tempat ini keren. Patung Sanji, kue berbentuk buah iblis, sampai den den mushi khas Baratie tersedia di tempat ini. Tidak hanya itu, ketika Anda makan, di jam tertentu Master Zeff akan menyambut Anda. Terus kalau Master Zeff muncul apa yang harus Anda lakukan? Ya minta foto bareng lah, tong.

Oh iya, kalau mau ke tempat ini lebih baik pas jam makan malam. Alasannya adalah karena buah iblis hanya tersedia pada saat makan malam saja.

Walkthrough :

Kalau yang ini tidak perlu gambar karena nyarinya gampang. Dari stasiun Shimbashi, Anda cari YURIKAMOME line. Kalau sudah ketemu, naik kereta di line tersebut ke Odaiba. Turun di U-07. Dari exit, Anda bisa melihat gedung Fuji TV (kalau Anda tidak melihatnya, silakan ke dokter mata terdekat), Baratie ada di dalam gedung tersebut.

Nah, kalau Anda suka Gundam, patung RX-78-2 yang segede Gundam ada di dekat tempat ini. Lumayan lah bisa sekalian mampir.

 TEMPAT 5 : SEGA JOYPOLIS, Odaiba.

IMG_4826

Jika saya hanya bisa memilih satu tempat dari sekian banyak keriaan di Tokyo untuk dikunjungi, maka jelas pilihan saya adalah Joypolis. Yep, ini adalah tempat favorit saya di Tokyo.

Terlepas dari blunder berlapis mereka di akhir 90-an, SEGA membuktikan bahwa kalau untuk bisnis arcade, mereka masih salah satu yang terbaik. Gyakuten Kenji, Sonic Athletics (mainnya di treadmill. Iya. Di treadmill), rumah hantu bertema Sadako, dan arcade Initial D (nyetir mobil beneran) adalah sebagian dari keriaan yang bisa Anda nikmati di tempat yahud ini.

Walkthrough :

Sama dengan Baratie, Anda harus naik di Yurikamome line untuk ke tempat ini. Jika Baratie, ada di U-07, maka tempat ini ada di U-06. Pas Anda turun dari kereta, Anda akan melihat gedung bernama “Decks Tokyo Beach mall”. Si Joypolis itu ada di dalam gedung tersebut.

Penginapan

Sebenarnya saya tidak punya saran khusus daerah mana yang sebaiknya anda tinggali selama Anda di Tokyo. Pokoknya sebisa mungkin cari yang dekat dengan stasiun. Seperti artikel PELER sebelumnya, ini adalah beberapa alternatif tempat tinggal berdasarkan budget Anda :

a)      Dhuafa                  : Khaosan Tokyo Ninja

b)      Agak Mapan       : Sunroute Plaza Shinjuku

c)      Mapan                   : Shangri-La

d)     Tajir Melintir       : Top suite di Tokyo Imperial Hotel

Makanan

Berhubung sejumlah rekan berpikiran kalau harga makanan di Jepang itu mahal, maka di PELER kali ini saya akan mencoba memberikan Anda tips paket musafir, yaitu Rp 100 rebu / ¥800 lebih dikit (kurs ¥1 = Rp 120) sudah makan tiga kali sehari di Tokyo. Enak? Tolong lah kalau duit terbatas ya tau diri.

Jujur saja, sebenarnya tips ini saya buat karena cita rasa makanan halal di Tokyo kalah telak dan rata dengan tanah kalau dibanding yang haram. Hal ini menyulitkan saya untuk membuat rekomendasi tempat makan seperti PELER-PELER sebelumnya. Terlepas dari alasan tersebut, ini dia tips-nya :

a)      Makan pagi                : Onigiri yang harganya ¥110. (Cari yang di Lawson. Buat saya, onigiri 110 yen mereka yang paling oke).

b)    Makan siang          : Mini Gyudon, Sukiya. ¥230. Kenapa Sukiya? Karena Sukiya lebih enak dari Yoshinoya. Selain itu, di Sukiya mayonnaise-nya gratis. Kalau Anda belum kenyang, silakan tenggak mayonnaise tersebut sampai eneg.

c)      Makan malam           : Ramen murah meriah (saya tidak tahu nama masakannya. Sebut saja “Mawar”), Hidakaya. ¥390.

Total pengeluaran paket musafir adalah ¥730. Jadi, Anda masih punya ¥70 lebih dikit. Lumayan lah, bisa buat beli Yakult, itu pun masih dapet kembalian.

Rindradana

    • pokemon

      Kereeennnnnnnnn

    • Iwagami Junji

      Ini nih yang gue tunggu

    • Aditya Pratama

      #PELER sudah muncul, apakah ini pertanda bung Rindra sudah mulai bosan dengan GTA V Online?

    • Arianta Zulhan

      udah pernah kesana, cuma waktu itu sama keluarga jadi gak bisa jalan2 sebebasnya, gak nyangka odaiba keren bgt -____-

    • Daniel Pratama

      Sekedar tambahan untuk kaum Dhuafa bisa nginep di Sakura Hostel Asakusa yang dormitory room. Lalu kroket sapi di family mart seharga ¥60 saja!

    • Pundit38

      oke banget artikelnya, Bener-bener khas, suka banget sama gaya tulisannya

    • pengemis jalanan

      peler gini bung rindra biaya sendiri apa dibiayain abuget?